Sungguh telah hilang kesadarannya, orang yang memperturutkan hawa nafsunya untuk mengejar sesuatu yang hanyalah persangkaannya (kesenangan dunia), tapi tidak bersungguh-sungguh meraih sesuatu yang diyakininya (kehidupan akhirat). Begitulah keadaan mereka yang terlelap dalam tidurnya menuju kebinasaan, tanpa menyadari dirinya akan binasa. Bahkan melupakan surga di akhirat yang pernah diidam-idamkannya. Na'udzubillah min dzaaliik.
Jika saat hidup tidak mengingat mati, maka mengingat hidup saat mati tidaklah berarti. Jika saat hidup mengingat mati, jiwa senantiasa mawas diri dan perilaku hidup lebih berhati-hati. Wallahu musta'an.
0 komentar:
Posting Komentar